Rinda segera dibawa ke rumah sakit oleh petugas medis yang datang ke lokasi kejadian. Sirene ambulans meraung-raung di sepanjang perjalanan, sementara darah terus mengalir dari tubuhnya. Sesampainya di rumah sakit, tim medis langsung membawanya ke ruang gawat darurat. Namun, kondisinya sangat kritis. Pihak kampus segera menghubungi ibu Rinda, memberitahukan apa yang terjadi. Tak lama kemudian, seorang wanita paruh baya bergegas memasuki rumah sakit dengan wajah panik. *** "Di mana anak saya?!" suaranya bergetar, napasnya tersengal-sengal karena berlari. Seorang perawat menenangkan dan mengantarnya ke ruang tunggu. "Mohon bersabar, Bu. Tim dokter sedang berusaha semaksimal mungkin." Sang ibu menangis, tubuhnya gemetar. "Kenapa, Nak… kenapa kau melakukan ini?" gumamnya lirih. Waktu ber
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


