"Aku tau ini bukan sesuatu yang romantis dan spesial," lirih Aldan tepat di telinga kanan Keira. Keira diam terpaku. Benarkah ini Aldan? Kok bisa Aldan jadi lembut dan manis gini sih. "Aku tau, aku bukan cowok yang bisa memberikanmu serangan-kejutan indah, atau melakukan aksi-aksi romantis disetiap hari. Aku adalah aku, dan ini caraku untuk memuji dan menyayangimu, Kei." Keira berbalik dan mendapati wajah Aldan yang tegang di balik senyumnya. " Terima kasih, Al. Hari ini gue ..." Keira mulai membuka dan membuka kembali apa yang diterima saat ini. "Aku akan senang banget." mengungkapkan Keira dengan sorotan mata yang bahagia. Aldan tersenyum bahagia, lalu memeluk Keira dengan erat. "Gue sayang lo, Kei. Sayang banget." Lirih Aldan yang masih memeluk Keira dengan erat. Keira diam,

