Doa Tulus di Tengah Hujan

1108 Kata

Udara makin dingin menggigit kulit, tetapi hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan langkah Alvian dan juga Wira untuk kembali menyusuri Negeri Bawah Tanah. Jangan pernah berpikir mereka bisa melalui semuanya dengan mulus, berkali-kali bertemu dengan Ahool dan harus bersembunyi karena tidak sanggup untuk bertarung. Lebih dari dua puluh empat jam tidak tidur tentu saja membuat Alvian dan Wira kehilangan energi. “Gue sama sekali enggak sanggup kalau harus terus tanpa istirahat,” jelas Andraga. Betisnya sudah sangat sakit seperti ditusuk ribuan jarum. “Antara dua pilihan, kita bisa lanjut sampai pondok prajurit atau kembali ke Camp pengungsi. Jarak tempuh sama,” usul Wirayudha. Alvian berpikir sejenak, memang benar jarak tempuhnya sama, tetapi jika dipikir ulang jarak tujuan dari kedua t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN