Mereka Tidak Berdaya

1705 Kata

Jika boleh memilih, Alvian dan Wirayudha lebih suka berjalan dalam keadaan gelap daripada dekat sumber cahaya yang berasal dari musuh utama mereka. Sayangnya kali ini, keadaan sangat gelap, manakala menatap langit, kilatan-kilatan petir terlihat mengerikan. Awan hitam bergulung di atas sana, siap-siap berubah menajdi hujan deras. “Gelap banget, sumpah, gue takut nginjek ular.” “Kita bisa nyalain api,” usul Alvian. “Jir, entar ketahuan, dong.” “Makanya jangan bawel, melotot aja biar keliatan. Ini kayaknya mau hujan, kita harus segera.” Alvian tidak menoleh lagi. Kakinya menapaki pijakan yang tidak rata, tanpa alas mereka merasakan tajamnya batu-batu kecil yang menusuk kakinya. Gerakan semak belukar yang mendadak membuat mereka menghentikan langkah demi meningkatkan kewaspadaannya. Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN