Tiba di tempat yang sudah disepakati sebelumnya, Jacob melihat seorang laki-laki yang akan ditemuinya sedang menunggu kedatangannya. Dia meminta Troy agar mendorong kursi rodanya ke tempat laki-laki tersebut. Usai tadi berbicara dengan Louis, dia kembali pada tujuannya yaitu meminta Troy untuk mengajaknya berkeliling. Sebenarnya bukan hanya berkeliling saja, melainkan dia juga ingin bertemu dengan seseorang yang belakangan ini dijadikannya sebagai perantara. “Maaf sudah membuatmu lama menunggu,” ucap Jacob kepada laki-laki muda yang kini sudah berdiri ketika melihat kedatangannya. “Duduklah kembali,” pintanya sambil mengulas senyum tipis. Laki-laki muda tersebut mengangguk dan ikut tersenyum. “Tidak terlalu lama, Tuan. Saya beberapa menit lebih awal tiba dibandingkan Tuan,” ucapnya sopan

