TRB 41

1852 Kata

Perkataan Louis sebelum meninggalkannya di kediaman Russell masih sangat jelas terngiang-ngiang di telinga Sherly. Kini perhatiannya teralih ketika sebuah panggilan lirih menyebut namanya. Tidak mau menyembunyikannya lagi, dia langsung meluruh di tempat dan diikuti oleh tetesan cairan bening dari pelupuk matanya. Yang mendominasi di dalam hatinya kini adalah kekecewaannya terhadap tindakan sekaligus keputusan orang tuanya sendiri. Demi lebih melindungi Shirley, orang tuanya secara tak langsung telah ikut menumbalkan dirinya. Bahkan, orang tuanya sudah mengetahui Shirley bersama Robbert. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa orang tuanya tega memberinya perlakuan seperti ini padanya. Seolah hidup dan masa depannya sangat tidak ada artinya dibandingkan dengan Shirley. Benar yang dikatakan ol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN