Sherly dan Louis tidak hanya berhasil mabuk setelah menikmati beberapa botol wine bersama, melainkan keduanya juga kembali berbagi kehangatan tubuh satu sama lain di atas ranjang. Setelah membuka matanya yang masih terasa sangat berat, samar-samar benaknya mengingat kegiatan panasnya kemarin malam bersama Louis. Walau di bawah pengaruh minuman beralkohol, tapi benak Sherly masih mampu mengingat penyatuannya bersama Louis kemarin malam, meski tidak terlalu jelas. Namun, yang pasti kemarin malam Louis bertindak jauh lebih agresif dan emosional dibandingkan kegiatan mereka sebelumnya. Ingatannya tersebut semakin dikuatkan oleh rasa nyeri yang menyengat pada area paha dalamnya saat dia menggerakkan pinggulnya. Bahkan, tubuhnya pun terasa remuk dampak dari kegiatan panas mereka. Kepalanya juga

