Mimpi Singkat Yang Begitu Indah 🔥

1739 Kata

Tiara sudah tidak mampu lagi membalas dengan kata-kata. Dia hanya mampu mengerang pelan, mencakar punggung Abimana, dan memeluknya erat. "Hem? Masukkan apa?" Abimana terkekeh. ​"Mas... Mas Abimana..." desah Tiara, memanggil namanya dengan suara penuh hasrat, sepenuhnya menyerah pada d******i suaminya. ​Abimana tiba-tiba menghentikan ciuman mereka. Dia menarik tubuhnya sedikit ke belakang, memaksa Tiara menatap matanya. Abimana tersenyum puas, senyum yang dingin dan kejam. ​"Sabar, Sayang," bisik Abimana, nadanya sengaja dibuat lambat dan menggoda. "Kamu sudah memohon, tapi saya belum puas mendengarnya. Saya mau kamu memohon lebih dari ini." ​Abimana sengaja menggerakkan tubuhnya dengan pelan, menggodanya hingga Tiara menjerit tertahan karena frustrasi dan hasrat yang meluap-luap.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN