Positif

2692 Kata

** “Hahaha!” Biantara tidak bisa berhenti tertawa melihat Papanya kalang kabut karena diusir jauh-jauh oleh Mama sendiri. Lelaki paruh baya itu diminta melakukan tes anti-HIV saat itu juga untuk mengantisipasi. “Nggak usah ketawa! Dosa kamu ngetawain orang tua.” sungut Pak Damar memalingkan wajahnya dari Biantara. Sialnya anaknya itu masih belum bisa berhenti tertawa. “Sebenarnya kenapa sih, Pa? Kok bisa Papa merasa tertular? Memangnya, apa yang Papa lakukan sama Angel?” Tentu saja, arah pembicaraan mereka langsung tertuju kepada Angel, meskipun gosip sedang menghantam Andrew. “Apa ini yang bikin Mama marah sama Papa beberapa waktu lalu?” Imbuh Biantara lagi, menebak-nebak. Pak Damar membuang napas sedikit kasar. “Papa nggak sengaja. Istrimu itu jatuh di kamar mandi.” “Oh ya? Kapan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN