Di sebuah ruang tersembunyi di dalam markas, Victor Valdez duduk menunggu. Pria berusia empat puluhan dengan tatapan tajam dan aura dominan itu memiliki reputasi menakutkan. Namun untuk malam ini dia tampak santai dan percaya diri, seolah-olah semua yang dia inginkan berada di dalam jangkauannya. Victor menoleh ketika mendengar suara ketukan di pintu, dan seketika senyuman lebar menghiasi wajahnya saat melihat wajah Raven yang berada di baliknya. "Kamu datang tepat waktu, Raven," Victor berkata dengan suaranya yang dalam dan berwibawa. "Apakah kamu membawa apa yang dijanjikan?" Raven mengangguk dan mengeluarkan kalung Dragon's Blood dari dalam saku. Kalung itu bersinar indah dalam cahaya, memberikan ilusi keaslian yang sempurna. "Ini dia benda yang kamu inginkan. Kalung Dragon's Bl

