79. Aku Akan Selalu Ada

1685 Kata

Di ruangan remang-remang yang dipenuhi bayangan suram, Helen sedang duduk berhadapan dengan seorang pria misterius yang selama ini membuatnya hidup dalam ketegangan. Pria itu memiliki tatapan tajam dan senyum yang tak pernah bisa ditebak maknanya. Hati Helen terasa bergetar namun bukan karena takut, melainkan karena rasa benci yang terpendam sejak lama. Namun demi mempertaruhkan semuanya, Helen harus tetap tenang dan mampu mengendalikan dirinya. Dengan tegas, Helen pun mengambil kalung Dragon's Blood dari dalam tasnya. Kalung berwarna merah tua itu berkilauan di bawah sinar lampu, memancarkan aura yang membuat ruangan itu seakan menjadi jauh lebih gelap. Helen meletakkan kalung tersebut di atas meja, tepat di hadapan pria itu. "Ini yang kau inginkan," ucapnya datar tanpa ekspresi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN