78. Pengkhianatan

1350 Kata

Di kamar dengan penerangan yang remang, Maura duduk di kursi sambil memandangi Helen dengan wajah penuh tanya yang memenuhi benaknya. Sementara itu Helen menatap putrinya dengan senyum di wajahnya yang terlihat tenang, namun diam-diam ada kilatan rahasia di balik matanya. Di luar kamar terdengar suara angin dingin menggoyang ranting pepohonan, memberikan atmosfer misterius yang terasa mengintimidasi. Raven saat itu tidak ada di villa, ia sedang menemui Victor Valdez untuk sebuah negosiasi penting dan meninggalkan Maura hanya berdua dengan ibunya. "Kamu terlihat lelah, Maura," ucap Helen sambil tersenyum kecil, matanya menatap lekat wajah putrinya. "Sudah lama ya, sejak terakhir kita bisa mengobrol seperti ini." Maura mengangguk, meski ada kegelisahan yang menari di balik pikirannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN