74. Prioritas Utama

1312 Kata

Raven tersenyum, tipis namun penuh kelegaan kala baru menyadari bahwa helikopter yang datang adalah milik Lewis, sosok kepercayaan yang selalu bisa ia andalkan. Beberapa saat kemudian helikopter itu pun mendarat, dengan tim pasukan khusus Lewis yang segera turun dengan senjata siap menembaki para penjaga Inferno yang mencoba menghadang. Pergerakan mereka cepat dan terkoordinasi, membuat Raven dan Helen berhasil mencapai helikopter tanpa banyak perlawanan. Ketika mereka telah masuk ke dalam helikopter, Lewis pun segera mendekati Raven. “Tuan Raven, apa kalian berdua baik-baik saja?” “Kondisi Helen parah,” jawab Raven, sambil melirik ibunya Maura yang wajahnya tampak semakin pucat. “Segera bawa kami ke tempat yang aman dan hubungi tim medis terbaik untuk Helen.” Lewis mengangguk patuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN