To Our Precious

1144 Kata

“Lihatlah, Adam! Sekarang, seluruh dunia tahu apa model lingerie terbaruku. Kenapa kau mengangkatnya setinggi itu?” gerutu Amber saat melihat foto yang viral di media-media orang dewasa. “Aku tidak tahu kalau perempuan serakah itu masih berani merekam kita,” sahut Adam tanpa dosa. Sedetik kemudian, ia merangkul wanita yang duduk menghadap komputer itu. “Sudahlah, jangan marah! Setidaknya, dia tidak menyebarkan video kita di sofa. Kau tahu kalau itu sangat panas, bukan?” Amber sontak melirik dengan alis berkerut. Sebagian kekesalannya telah tergantikan oleh kecemasan. “Menurutmu, apakah mungkin dia sedang menunggu pihak yang berani membayar mahal untuk video kita?” “Kau berpikir kalau perempuan serakah itu sungguh merekam momen itu?” tanya Adam sambil memundurkan kepala. “Aku hanya ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN