Moonstone

1200 Kata

“Kau sungguh akan mengusirnya? Kau janji?” Mendengar pertanyaan yang penuh harap tersebut, Adam mengembangkan senyum. Sambil mengangguk, ia mulai membelai kepala sang istri. “Ya. Kau tenang saja. Tapi, kurasa itu tidak perlu. Lihatlah! Dia sudah pergi.” Amber sontak menoleh ke depan. Tidak ada lagi perempuan ataupun koper di depan pintu. Namun, bukannya gembira, ia malah berlari memasuki pondok. Begitu melihat ke dalam, kedongkolan kembali meredupkan wajahnya. Ruby sedang duduk di sofa sambil membalik-balikkan sebuah album. “Berani-beraninya kau masuk tanpa izin!” Dengan tampang datar, tamu yang tak diundang itu menoleh ke pintu. Belum sempat ia merespon, Amber sudah lebih dulu merebut album dari tangannya. “Kau bahkan berani menyentuh foto-foto pernikahan kami?” Selang satu helaa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN