Makan sudah selesai Agam beranjak ke sofa di susul Roy, papinya itu. "Jadi ada apa papi kemari?" Agam mengulang pertanyaan yang belum sempat di jawab tadi. "Papi hanya ingin menjenguk mami kamu saja, maaf baru bisa jenguk sekarang karena istri papi ...." "Stop! Tidak usah di jelaskan, ckh mungkin papi butuh waktu kesini dikarenakan perlu waktu untuk itu mengingat keluarga kami," sarkas Agam dengan memberi senyum sinis. "Papi tidak melupakan kalian, hanya saja belum memiliki waktu Luang untuk bertemu kalian." "Ya sudah kalu tidak memiliki waktu, kenapa papi masih disini?" sindir Keisya menyela pembicaraan. "Keisya! Jaga ucapanmu!" bentak Agam yang membuat Kesya terlonjak kaget. Keisya hampir tidak dapat menahan tetes airmatanya, dia keluar dari ruangan itu. Luna pamit ke pada Roy unt

