Khawatir

1084 Kata

Setelah di suapi sarapan oleh Luna Mami Lestari, menjalani terapi berjalan karena selama koma tidak ada pergerakan kaki, membuat membuat Mami Lestari seperti belajar berjalan kembali. Tiga puluh menit berlalu terapi pun selesai, Luna membawa mami ketaman untuk menikmati udara segar. "Lun, bagai mana hubunganmu dengan Agam? baik baik ajakan?" tanya Lestari sembari memejamkan mata menikmati sinar matahari pagi. "Baik baik saja Mi," jawab Luna sembari mengelap keringat yang mengucur di dahi Lestari. "Pernikahan kalian terjadi bukan dengan yang kalian inginkan, tetapi berjanjilah Lun jangan tinggalkan Agam apa pun yang terjadi. Mami berharap kalian akan tetap bersama meski mami sudah tiada nanti, jangan biarkan wanita yang tidak tepat mendampingi Agam nantinya," pesan Lestari. Luna terhen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN