Luna yang melihat raut wajah Seno sedikit berubah, setelah dia keluar dari toilet mall, mencoba bertanya apa yang terjadi dengan bodyguard -nya itu. Seno hanya memberi senyum tipis, lalu mengatakan bahwa dia baik-baik saja. Moto Profesionalitas dalam bekerja yang dijunjung tinggi oleh gadis dingin itu, membuatnya tidak akan lelah apalagi mengeluh. Setelah Berapa menit terlepas dari kemacetan kota, akhirnya mereka sampai juga di rumah. Seno pamit pulang setelah selesai membawa masuk semua barang belanjaan nonanya. Sampainya di rumah. Seno menyiapkan air di bathtub-nya, dia mulai merendam dirinya setela melepas semua yang melekat di tubuhnya. Mencoba memejamkan mata untuk menikmati aroma dari bath foam yang menenangkan, tetapi baru tiga detik matanya kembali terbuka kala mengingat perte

