Butuh waktu cukup lama untuk Zee sadar dengan sendirinya. Dia lemas. Fang memberinya air agar tenaga Zee sedikit pulih. Benar, pedang Lizz masih melayang di atasnya. Lantas Zee ikut panik bersama yang lain. "Sudah berapa lama aku pingsan? Kenapa pedangnya masih melayang?" tanya Zee lirih nan bingung. Rey yang menjawab. Setelah mengetahuinya, Zee juga bingung. Bahkan ketika mencoba memegang pedang itu dia sendiri terpental. Artinya Zee bukanlah orang yang berhak memegangnya meskipun pedang itu sudah bersembunyi dalam raganya. "Lalu? Apa?" Kal bertanya-tanya. Rey membasahi bibir bawahnya. Mengerjap dalam keheningan pikirannya sendiri. Memandang semua temannya yang tak tahu arah, Rey tersadar bahwa mereka tidak bisa mendapat kepercayaan pedang itu. Sehingga, buku Leazova membantunya u

