36. Festival dan Tiga Pulau

2530 Kata

Nasib tidak begitu baik. Di atas pohon besar terus menahan badai hingga fajar tiba. Orang-orang itu nampaknya tak bosan berkeliaran di sekitar hutan. Lupakan pakaian yang masih basah dan demam yang kian melanda. Vay bersikeras membawa Rey sembunyi di tempat lain. Berlari menyusuri hutan hingga menjauh dari orang-orang itu. Tanpa berhenti hingga tiba di tengah-tengah hutan dan mereka tergelincir di longsoran tanah. Bertemu dengan pepohonan yang ditumbuhi bunga Anggrek Bulan. "Cantiknya! Jadi ini tempat di mana Vay dan Kal menemukan anggrek beracun itu." Rey memutar badan melihat sekeliling. Napasnya terengah begitu pula dengan Zee. Semuanya lembab dan tidak ada yang bisa menghangatkan mereka. Bersandar, beristirahat, dan meringankan panas-dingin di sekujur tubuh. Rey membuka bingkisan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN