35. Perjalanan Menuju Istana Dimulai

2548 Kata

Kapal masih terombang-ambing. Ombak pun marah saat ini. Hujan deras telah mengguyur. Sangat nekat jika mereka pergi berlayar. "Mereka datang! Kita akan tertangkap. Kalian pergi, biar aku tetap di sini. Aku tidak bisa berlatih jika ikut bersama kalian," terang Rey serius. Tatapannya seakan mengatakan tak ingin didebat. "Bodoh!" Vay memaki dengan mata yang bercahaya. Rey rasa dia akan menangis, "Bagaimana bisa kami meninggalkanmu sendirian?" Rey hendak menjawab, tetapi Kal mendahuluinya. "Aku dan Fang juga berpikir demikian, tapi kemampuanmu yang sekarang belum memadai, Rey. Lagipula mencuri sihir bukan mudah. Jika mudah sudah kami lakukan sejak dulu," kata Kal dengan nada sedikit lantang. Petir pun menyambar sesuatu di hutan. Suaranya nyaris memekakkan telinga. Rey memejamkan mat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN