25. Pedang Lizz

2619 Kata

Tidak ada yang menjadi penunjuk jalan, membuat Rey memutuskan untuk membahas air laut yang menjadi danau di dalam gua batu itu. Lalu, Fang mengantarnya pada tempat itu setelah meminta persetujuan Zee melewati isyarat mata. 'Kenapa mereka selalu bicara lewat tatapan?' batin Rey sambil berjalan mengikuti petunjuk Fang. Wajah dingin Fang berkurang ketika tiba di lubang batu mirip pintu menuju danau air laut. Seketika hawa dingin semakin menusuk kulit. Danau itu lembab dan ada sedikit cahaya. Rey ternganga. Duduk di tepi danau itu. Air yang sama seperti laut mengelilingi pulau ini dan juga terdapat beberapa kain kecil berwarna biru di sekitar lokasi danau. Fang dan Zee ikut duduk di samping Rey. "Wah! Benar-benar danau!" Rey menatap sekeliling dengan senyum. Fang dan Zee menatap Rey be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN