Seminggu sudah Jasmin mengurung diri di apartemen, agar kekuatan tubuhnya kembali, memar-memar di tubuhnya pun harus menghilang dahulu sebelum Jasmin keluar. Rei tegas melarang Jasmin keluyuran sebelum tubuhnya benar-benar fit. Tidak peduli walau gadis itu merengek sudah membaik. Segala keperluannya di belikan oleh Rei, pembantu rumah tangga, atau membelinya secara online. Setelah seminggu lamanya, Jasmin baru di izinkan menginjakkan kaki nya keluar. Rei pun terpaksa mengancam memecat pembantunya, jika ia tidak segera bekerja. Sudah cukup lama dia absen, padahal orang tuanya sudah rawat jalan di rumah. Rei tidak rela melihat Jasmin yang memaksakan dirinya, sembunyi-sembunyi beres-beres rumah sewaktu Rei pergi kerja. Gadis itu sungguh keras kepala, mengapa ia tidak mau istirahat sejen

