Meninggalkanmu memang bukanlah cara yang terbaik. Tapi tidak ada pilihan lain, hanya pergi, satu-satunya cara untuk kebaikanku dan kamu *** PERASAAN Gito sangat cemas, Gina sudah mengetahui soal dirinya yang akan pergi. Gito tahu jika Gina pasti sangat kecewa, air mata gadis itu yang Gito lihat tadi sudah membuktikan bahwa Gina memupuk kemarahan pada dirinya. Gito menyesal tidak bisa berterus terang dengan Gina sejak awal. Harusnya Gito jujur agar masalah tidak semakin runyam seperti ini. Semuanya sudah terlambat dan hancur, Gina sudah tahu. Gito yang tidak punya pilihan lain akhirnya berlari menyusul Gina. Gadis itu berada di kamarnya waktu Gito menyusul ke rumahnya. Pintu kamar Gina untung saja masih terbuka. Di ambang pintu, Gito mengepalkan tangannya, pandangannya lurus menatap g

