Apa sebenarnya dari dulu aku udah suka? tapi otakku berusaha memaksa tidak menerima hal itu *** DENGAN frustrasi, Gito mengacak rambutnya. Kini, ia terlihat sangat kusut walaupun setengah jam yang lalu ia habis mandi. Gue pacarnya, dan gue berhak untuk jenguk pacar gue sendiri. Kalimat yang keluar dari bibir Saga sekarang sudah terekam jelas di otaknya. Gito mendesah, ia bingung harus percaya atau tidak akan ucapan cowok playboy itu. Raut wajah Saga saat mengucapkan kalimat itu terdengar tidak main-main, tetapi Gito sepenuhnya belum percaya. Kalau memang benar, kenapa Gina nggak cerita ini kepadanya? Biasanya, gadis cerewet itu akan menceritakan apapun yang terkait dengan hidupnya. Gito tidak bisa menahannya, ia langsung merampas ponsel yang tergeletak di kasur, lalu mencari kontak G

