Tidak pernah terpikir olehku jika kamu pergi meninggalkan diriku secepat ini *** HAL yang pertama kali Gina tangkap setelah sadar dari pingsannya adalah sebercik cahaya yang menyilaukan matanya. Ia menyerngitkan dahi, tubuhnya masih belum seratus persen sadar, ia harus beradaptasi dengan lingkungannya dulu. Setelah beberapa detik mengerjapkan matanya, ekor mata Gina beralih menatap ke sekeliling, putih dan bersih. Ia baru sadar kalau dirinya berada di rumah sakit saat melihat punggung tangannya yang di suntik jarum infus. Perlahan, memori otaknya bekerja. Gina langsung melotot, tanpa berpikir panjang ia segera mencabut selang infus itu. Kakinya masih sedikit sakit, jadi tidak heran jika ia berjalan tertatih. Matanya kembali memanas, dan detik berikutnya air matanya luruh, menyusuri pip

