Aku belum siap kehilangan dirimu, aku masih bergantung padamu, hanya dirimu yang aku miliki sekarang *** "BANG Gito, nanti malam Gina jadi ke rumah bang Gito, kan?" Sambil menggigit corn es krim, Gina berujar dengan mulut yang sedikit belepotan karena es krim yang ia makan. Ia menatap kaca spion, menunggu Gito berkata untuk menukas jawaban. Gito menyerngitkan kening, "mau ngapain?" "Pijitin bang Gito lah." Gina menjawab lugas. Gito menghela napasnya secara kasar, "nggak usah, kan tadi gue udah bilang nggak jadi. Nanti lo kecapean gimana? Pasti lo nyalahin gue, ogah banget." Setelah kalimatnya berakhir tuntas, Gito memutar bola matanya dengan jengah. "Gak pa-pa kok bang, Gina ikhlas sumpah." Dengan ucapan penuh keyakinan, Gina juga mengangkat dua jarinya ke udara membentuk huruf V.

