Arum sudah berada di salon yang ia pesan melalui w******p pribadinya. Ini untuk pertama kalinya ia mengikuti serangkaian perawatan, dua ratus lima belas ribu untuk pijat lulur, facial dan creambath. Angka yang memang tidak terlalu banyak bila di sandingkan dengan penghasilan Bagas sebagai Pegawai Negeri Sipil. Namun dulu, Arum memilih untuk menabung uang tersebut, khawatir bila sewaktu-waktu anak sakit atau butuh uang mendadak.Arum tidak mau gegabah menggunakan uang belanja pemberian suaminya. Dulu sewaktu masih kuliahpun Arum tidak pernah sibuk dengan wajahnya itu sebabnya ia tidak tampil modis seperti yang lain. Namun hari ini ketika ia merasa mempunyai penghasilan sendiri maka sudah selayaknya ia merawat dirinya. Arum menunggu sambil mengutak-atik ponselnya. Kotabaru bukan kot

