SUARA YANG TAK TERDENGAR

608 Kata

Raisa diam di sisi pembaringan.Ranjang dengan seprei bermotif bunga ini milik Arum,ia hanya penumpang gelap di perahu yang dinahkodai oleh Bagas. Suratnya pun tak lengkap. Ia ada disini lebih banyak karena belas kasih. Ya belas kasih Bagas dan Arum. Raisa meletakkan kepalanys di dinding kamar. Hari ini dunia sedang menertawakan dirinya. Bagaimana tidak, seorang wanita berparas cantik, berwajah blasteran, berpendidikan tinggi, memiliki wawasan luas harus jadi istri ke dua seorang Pegawai Negri Sipil biasa. Dunia sedang mengutuk dirinya. Para wanita sedang bergunjing tentang pelakor yang tidak tahu malu, andaipun hari ini ia mati, sejarah akan mencatat namanya sebagai PELAKOR. Ya, kenyataan telah menjebak dirinya, memutilasi rasa yang tak terperi. Mereka tidak akan mau tahu bagaimana ceri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN