Raisa mengemasi barang-barangnya, ia ingin pergi sebelum Bagas pulang dari kantor. Tentang dosa ia akan minta ampun pada Allah, Tuhannya. Allah pasti mengabulkan selama tujuannya benar. Raisa tak berhenti berkemas, ia akan memanggil taxi online untuk kemudian pergi dari rumah ini. Sungguh, menyakitkan sekali ketika ia harus menerima kenyataan di panggil Pelakor. Hatinya bergemuruh sangat kencang. Harapan hidupnya saat ini memang hanyalah Bagas, karena Bagas adalah suami dan ayah dari anak yang ia kandung. Bagaimana nanti ia bertanggung jawab pada kehidupan anaknya usai dilahirkan ? Itu akan sangat meresahkan dirinya. Dia sudah punya tiga anak yatim di rumahnya, akan di tambah satu lagi yaitu bayi dalam kandungannya. Raisa menangis tersedu-sedu. Andai dulu ia tidak lantas percaya pada

