Setelah sampai di rumah Hana lalu berjalan ke dapur untuk mengambil minum di lemari es. Sena yang sedang duduk di meja makan sedang asyik memainkan ponselnya sambil bersenandung kecil. "Baru pulang?" tanya Sena pada Hana. "Hmm." Hana lalu membuka lemari es dan langsung meminum air putih. "Hari ini aku sangat bahagia. Lain kali aku akan mengajak kak Rian lagi berkencan." kata Sena riang. Hana langsung terbatuk mendengar ucapan Sena. Ia buru-buru menyimpan tempat minumnya dan menepuk-nepuk dadanya dengan pelan. "Otakmu sudah geser. Tidak ada lain kali." ucap Hana ketus. Hana menatap tajam pada Sena. Seenaknya mengatakan lain kali. Padahal satu hari saja mengikuti mereka rasanya Hana sudah ingin menangis. Apalagi harus mengikutinya untuk yang kedua kali. Sena memutar tubuhnya mengh

