Bab 45

1607 Kata

"Kau gila? Kenapa juga aku harus pergi dengan adik hhmm,,." Derris terpaksa menutup mulut Rian yang berteriak cukup kencang di dalam kelas yang sedang ramai saat ini. "Sial ssstt pelankan suaramu." Derris melepas tangannya setelah Rian mengangguk kecil. Ya, ide yang sangat buruk, namun hanya ini satu-satunya cara untuk menyenangkan hati calon adik iparnya itu. Namun karena janji sialan yang pernah Derris berikan pada Sena membuatnya mau tidak mau memenuhi permintaannya. Sebenarnya Derris tidak ingin mengatakan ini pada Rian. Tapi kini sudah terlambat, akhirnya ia mengatakannya juga pada Rian. Meskipun ia mengetahui dengan pasti bahwa Rian akan menolaknya. "Hanya sekali, kau bisa menolaknya jika dia mengajakmu pergi lagi." bisik Derris. Rian menggelengkan kepalanya dengan cepat. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN