Aku kembali....!”
Sesosok pria paruh baya dengan otot yang kekar dan perawakan tegas muncul dengan membuka pintu sekeras yang ia bisa, di tangannya ia membawa monster buruan yang mungkin di dapatkannya sendiri.
“Tak bisakah kau pelan sedikit Ken!?”
“Pintu itu bukanlah musuh mu!”
Morgan membentak manusia yang baru muncul itu sampai-sampai urat di kepalanya terlihat jelas dari saking kesalnya, namun hal itu tak berlaku kepada Wang Sheng yang terlihat santai tak perduli dengan orang yang bernama Ken tersebut.
“Hmm? Siapa dia?” tanya Ken.
“Dia adalah teman ku! Pergilah bersihkan diri mu, bau mu sungguh menyengat.”
“Iya iya! Ini aku membawa makan malam, Wang Sheng masak itu”
Ken melempar hewan buruannya kepada Wang Sheng, dia pun pergi meninggalkan ketiga orang ini untuk membersihkan tubuh sesuai dengan perintah Morgan.
“Astaga dia memang seenaknya, yah setidaknya daging hewan ini enak jadi akan ku biarkan untuk kali ini.”
Ken pun pergi meninggalkan Morgan dengan Ye Zhun yang kembali ke ruang tamu.
“Jadi Ye Zhun! Aku ingin kau mengikuti misi ke Cave Ruth bersama ku besok, dengan kemampuan mu aku yakin bahwa kau akan berguna di sana.”
Ye Zhun sudah menyangka bahwa Morgan akan meminta hal ini kepadanya, sebenarnya Ye Zhun ingin menolak permintaan ini namun tentu saja merasa tak enak kepada Morgan karena telah sebaik ini kepadanya. Ye Zhun berpikir bahwa lebih baik ia melakukan misi-misi yang ada sendirian tanpa harus bergantung kepada orang lain atau pun melindungi orang lain, namun Ye Zhun tak bisa membalikkan mata pada permintaan Morgan ini.
“Kedatangan mu ke dunia The Seed memiliki jarak waktu yang lumayan lama dengan para Spieler yang terlebih dahulu datang,” ucap Morgan kembali.
“Tepatnya sekitar 6 bulan lebih, jadi bisa ku pastikan bahwa kau masih sedikit asing dengan hal-hal disini. Dengan bergabungnya diri mu pada misi ini maka tidak hanya kami yang mendapatkan bantuan namun juga bisa memberikan mu pengalaman.”
Ye Zhun berpikir bahwa yang dikatakan Morgan memang ada benarnya, Ye Zhun yang datang terlambat ke sini memiliki perbedaan kemampuan dengan Spieler yang terlebih dahulu datang. Contoh kecilnya ia tak pernah melihat senjata yang di perkuat oleh mana sehingga bisa sangat berguna saat perburuan, saat di zona persiapan tak ada yang bisa melakukan ini sehingga membuat Ye Zhun tertarik untuk mencobanya.
“Baiklah jika begitu! Mohon bantuannya untuk misi besok Morgan”
Selang beberapa waktu Wang Sheng kembali muncul dengan membawa makanan di tangannya, di belakang Wang Sheng terdapat Ken yang masih menggunakan handuk untuk mengeringkan rambutnya. Mereka berjalan menuju Ye Zhun dan Morgan yang tengah mengobrol tentang misi esok hari.
“Yeaahh... Ayo kita makan! Ye Zhun makanlah yang banyak agar tubuhmu bisa sedikit berisi”
Ye Zhun hanya menanggapi perkataan dari Wang Sheng dengan tawa canggung. Pria yang bernama Ken langsung mendudukkan dirinya di kursi dekat Ye Zhun berada, ekspresi wajahnya menunjukkan kesan tak terlalu senang dengan Ye Zhun namun hal itu sama sekali tak membuat Ye Zhun terganggu.
“Oh iya... Ken ini adalah Ye Zhun! Dia akan juga akan ikut di misi Cave Ruth”
Morgan memperkenalkan Ken kepada Ye Zhun.
“Hmm... Salam kenal Ye Zhun, ngomong-ngomong apa class mu dan berapa level mu?”
“Aku Assasing level 1”
Ye Zhun menjawab pertanyaan dari Ken sambil menyeruput tehnya dengan tenang.
“Hahh!? Apa kalian berdua gila mengajak newbie seperti dia ke dalam misi ini?”
“Aku tau bahwa aku ini kuat sehingga bisa menjaga beberapa orang di belakang ku tapi... Level 1 itu terlalu lemah untuk aku lindungi!”
Ken berteriak sejadi-jadinya ketika mendengar perkataan Ye Zhun barusan, ia bahkan berkali-kali memukul meja dari saking kesalnya. Ye Zhun menanggapi semua yang di lakukan oleh Ken dengan hanya meminum tehnya dengan tenang, akibatnya Ken di buat semakin kesal oleh tingkahnya ini.
“Si bodoh ini memang tak tau caranya bersikap! Ini makanlah!”
Wang Sheng dengan segeda menyumbat mulut Ken dengan paha dari hewan yang di masaknya, ia memegangi kepala Ken agar tak bisa menolak pemberiannya ini.
“Mmmmhhmm mmhhmmmh mimmmi?”
(Kau setuju dengan ini)
Ken tetap berusaha mengutarakan apa yang ada di pikirannya bahkan di saat ia sedang di sumpalkan makanan oleh Wang Sheng.
“Diamlah kalian berdua! Ken aku sudah tau kemampuan dan pencapaian Ye Zhun sebelumnya jadi kau tak perlu mengkhawatirkan nya”
Morgan menatap Ken dengan ekspresi yang sangat serius sehingga membuat Ken diam membatu.
“Iya! Aku Wang Sheng juga menjaminnya!”
Pada akhirnya Ken mau tidak mau harus menerima kehadiran Ye Zhun di dalam misi esok, Ye Zhun tau bahwa sebenarnya Ken adalah orang yang memiliki kepribadian yang sama dengan Wang Sheng jadi ia sesekali menggodanya sehingga Ken menjadi kesal. Namun pada dasarnya semua anggota di party Coutali adalah orang-orang baik sehingga membuat Ye Zhun nyaman berada di lingkungan orang-orang ini.
Hari ini tiba, Ye Zhun berjalan menuju tempat pertemuan bersama dengan party Coutali. Sepanjang jalan mendengar bisikan orang-orang yang mengatakan bahwa ia adalah anggota baru di party itu, ia juga yakin bahwa anggota party ini juga mendengar apa yang orang-orang katakan namun mereka tak mengindahkannya.
“Ye Zhun... Bagaimana jika kita buat perkataan mereka benar-benar terjadi?”
“Apa maksudmu Wang Sheng?”
“Bagaimana jika kau bergabung dengan party kami?”
Ken tiba-tiba melompat ke depan menabrak Wang Sheng dengan keras, wajahnya terlihat sangat kesal dengan perkataan yang di ucapkan Wang Sheng barusan.
“Aku tidak akan menyutujuinya! Bagaimana pun dia juga masih level 1, dia tak akan berguna bagi party sekelas kita. Wang Sheng b******n sebaiknya kau pikirkan baik-baik perkataan mu”
“b******n tua! Setidaknya sikapnya lebih baik daripada diri mu”
Ken dan Wang Sheng mulai saling memukul satu sama lain sembari berjalan menuju tempat pertemuan, dari yang Ye Zhun lihat tak ada niat membunuh dari setiap pukulan yang mereka keluarkan jadi ia tak perlu khawatir dengan mereka.
Morgan menghela nafas sembari menggelengkan kepalanya karena perilaku dari kedua anggotanya ini.
“Maafkan aku Ye Zhun... Mereka selalu seperti ini di setiap keadaan. Aku harap kau tak terlalu memikirkan apa yang di ucapkan Ken sebelumnya.”
“Tidak apa-apa, lagi pula ini juga sebuah tanda bahwa mereka berdua sebenarnya sangat akrab.”
Keduanya berhenti secara tiba-tiba dan menatap Ye Zhun.
“Kami tidak akrab!”
Ucap keduanya secara bersamaan.
“Berhentilah kalian berdua! Kita sudah hampir sampai”
Sekitar dua puluh meter tengah terdapat beberapa orang yang saat ini terdiam sembari mengobrol satu sama lain, sepertinya itu adalah tempat pertemuan yang Morgan katakan sebelumnya karena disana terdapat Charles dan beberapa orang yang di temui oleh Ye Zhun di barat sebelumnya.
“Morgan! Kau terlambat beberapa menit”
Charles berteriak begitu melihat Morgan dari kejauhan, semua mata langsung setuju kepada party Coutali saat ini sehingga membuat beberapa tekanan yang juga di rasakan oleh Ye Zhun.
“Maafkan aku! Ada beberapa hal yang harus di urus sebelumnya”
Semua orang yang akan mengikuti misi kali ini telah berkumpul bersama saat ini, jumlahnya sekitar dua belas orang beserta pembawa barang yang di sewa oleh Charles beberapa waktu yang lalu.
“Ye Zhun... Terimakasih telah mengikuti misi kali ini, aku harap kita bisa saling membantu disana.”
Charles menyapa Ye Zhun yang saat ini berada di belakang Wang Sheng agar tak terlalu menarik perhatian.
“Yah... Aku harap tak akan merepotkan kalian nanti.”
Sementara Ye Zhun tengah mengobrol dengan Charles saat ini, dua orang yang merupakan anggota party Charles membicarakan tentang Ye Zhun saat ini.
“Apa kau tau siapa dia?”
“En. Dia adalah orang yang membuat kerusuhan di bar kemarin, kalau tidak salah namanya adalah Ye Zhun, classnya adalah Assasin dan ia masih berlevel 1”
“Hah? Level 1? Apa Charles sudah gila karena mengajak newbie level 1 ke misi ini?”
“Entahlah... Aku juga tak memahami apa yang Charles pikirkan, kau bisa menanyakan sendiri padanya.”
Charles tiba-tiba kembali ke tengah dan mulai meneruskan tangannya untuk menarik perhatian dari orang-orang yang ikut misi kali ini.
“Sebelumnya aku akan mengenalkan seseorang yang juga akan membantu misi kali ini, seharusnya kalian sudah mengenal beliau karena beliau merupakan salah satu mage kerajaan Capras!”
“Tuan Aleinston Magdraf”
Begitu Charles selesai meneriakkan namanya, tiba-tiba seseorang yang mungkin sudah berumur sekitar enam puluh tahun maju untuk menampakkan dirinya. Rambutnya hanya berisikan warna putih begitu juga dengan janggut panjangnya, ia membawa sebuah tongkat dengan orb yang menempel di ujungnya sesuai dengan Class yang merupakan seorang mage. Ye Zhun tergidik begitu orang itu memunculkan dirinya, ia sadar bahwa gelar mage kerajaan bukanlah hisapan jempol belaka.
Aura kekuatan sihir yang sangat kuat terpancar dari orang ini, semua orang yang ada di sini bukanlah lawannya. Di kepala Ye Zhun saat ini hanya terpikirkan satu hal saja.
“Orang ini kuat!”