Aleinston Magdraf, adalah seorang mage kerajaan Capras yang mendapat gelar mage bintang 3. Kerajaan Capras memberikan sistem bintang sebagai pencapaian serta kekuatan dari para bawahannya, semakin banyak bintang mereka maka semakin tinggi dan kuat pula mereka.
“Tuan Alein! Sungguh mimpi bisa bertemu lagi dengan anda saat ini”
Morgan menghampiri pria tua itu dengan wajah yang berseri-seri, sepertinya keduanya memiliki hubungan yang cukup erat sehingga bisa seperti saat ini.
“Morgan! Bagaimana kabarmu? Sepertinya kau sudah naik level dari terakhir kali kita bertemu”
“Ha ha... Ini berkat arahan dari Tuan Alein juga”
“Bahkan Ken dan Wang Sheng juga terlihat lebih kuat daripada sebelumnya, seperti biasanya kalian sangatlah akur!”
Mendengar hal itu membuat Wang Sheng kesal, ia dengan segera berlari ke arah Aleinston dengan wajah yang seram.
“Pak tua! Jangan pikir hanya karena kau kuat aku jadi akan takut padamu! Ayo kita duel!”
“Ha ha... Seperti biasanya kau sangatlah ramah Wang Sheng”
“Mage tua sialan!”
Morgan mencoba menahan Wang Sheng yang saat ini semakin menjadi-jadi, sedangkan Ken terlihat sedikit menjaga jarak dengan Aleinston bahkan tak melirikkan mata sedikitpun ke arahnya. Ye Zhun pun juga merasakan beberapa niat jahat yang berasal dari Pak tua ini sehingga ia saat ini hanya berani mengamati situasi.
Aleinston menunjuk Charles sebagai pemimpin misi kali ini dengan alasan dia sudah beberapa kali mengikuti misi yang sama, semua orang termasuk party Coutali juga menyetujui hal itu.
“Hmm... Kenapa seperti ini?”
Saat ini Ye Zhun merasa seperti keberadaannya tak diinginkan, sepanjang jalan ia beberapa kali mendapatkan ketidakyakinan dari anggota party Charles. Akhirnya mereka memutuskan sebuah posisi kepada Ye Zhun yang mana membuatnya semakin merasa menjadi beban, ia diputuskan untuk menjadi seorang pembawa barang dari para anggota misi ini. Awalnya Morgan dan Wang Sheng menentang hal ini karena pekerjaan ini sangatlah tak pantas kepada Spieler se luar biasa seperti Ye Zhun, namun agar tak terjadi konflik antara party Coutali dengan party milik Charles maka Ye Zhun menyetujui posisi itu.
“Maafkan aku Ye Zhun karena telah membuat mu membawakan barang kami,”
“Sifat mereka memang selalu seperti ini jadi tolong maafkanlah aku!”
Morgan dan Wang Sheng berkali-kali meminta maaf kepada Ye Zhun karena merasa tak enak kepadanya.
“Santai saja... Setidaknya aku tak perlu bertarung dan hanya perlu mengamati saja, lagipula ini juga bisa menjadi pengalaman buatku!”
“Hah! Baguslah kau sadar diri”
Buagghhh....
Sebuah pukulan langsung mendarat di kepala Ken begitu ia menyelesaikan kata-katanya, pukulan itu tak lain berasal dari Wang Sheng yang emosi karena ucapannya barusan.
“Apa yang kau lakukan Wang Sheng b******n!”
“Itu pantas untuk mu otak udang!”
Keduanya kembali berkelahi seperti biasanya, pemandangan ini sudah membuat Ye Zhun tak terkejut lagi bahkan terhibur. Sedangkan Morgan hanya menghela nafas panjang sembari menggelengkan kepalanya karena sudah menyerah untuk mereka berdua.
Sudah hampir satu jam mereka berjalan dan sampai di Forest of Morker, mereka langsung masuk tanpa ragu meskipun sudah merasakan tekanan bahaya dari luar hutan. Beberapa anggota Charles mendekat kepada Aleinston dengan tubuh yang gemetaran, sepertinya mereka ketakutan dan mencari perlindungan kepada sosok yang dianggapnya kuat.
“Heh... Meragukan kekuatan Ye Zhun tapi menjadi ketakutan begitu masuk ke Forest of Morker!”
“Kenapa ikut misi ini kalau mereka ketakutan? Apa bayarannya sangat banyak hingga kau rela mati? Aku tak mengerti!”
“Ssshhhhhh...!”
Charles mengangkat tangannya sebagai isyarat supaya semua orang diam, dia merasakan ada sesuatu yang aneh begitu memasuki Hutan ini.
“Ini... Tenang... Terlalu tenang...!”
“Hmm? Bau ini...?”
“Semuanya bersiap menghadapi serangan musuh!”
Dalam waktu singkat semua orang berada di posisinya masing-masing sesuai dengan Class nya, Ye Zhun yang hanya merupakan seorang pembawa barang tak perlu melakukan itu karena ia hanya perlu berada di dekat sang mage Aleinston. Ye Zhun sebenarnya telah menyadari bahwa ada musuh dan mengetahui posisi mereka, namun yang tak di sangka bahwa Charles juga merasakan hal itu jadi dia tak perlu bertindak.
“Dari depan 10, kanan 15 dan utara 20. Semuanya bersiap!”
Tak perlu waktu lama sekelompok Undead yang memakai armor lengkap dengan senjata yang sudah di lengkapi sihir menyerang dari arah yang di teriakkan Charles.
“Ini!? Undead Scarcive? Bagaimana bisa monster berlevel tinggi ini bisa ada disini!?”
Undead Scarcive adalah sekumpulan Undead yang berlevel lumayan tinggi dan sangat susah untuk di hadapi, alasannya karena sistem menyerang mereka sama seperti pasukan perang dan yang membuat semakin sulit melawan mereka karena ada undead mage yang selalu membantu mereka dari belakang. Hal ini mungkin akan sedikit berjalan dengan lancar jika mereka memiliki Assasin, namun satu-satunya Assasin saat ini hanyalah Ye Zhun dan kebanyakan dari mereka tak mempercayainya.
Pertempuran pun terjadi dengan sangat sengit, hampir sepuluh menit berlalu namun tim ini masih belum bisa menyelesaikannya.
“Mana ku hampir habis! Lebih baik bunuh Undead magenya terlebih dahulu!”
Sang Priest yang sedari tadi memberi sihir buff dan menyembuhkan anggota yang terluka semakin kelelahan dan mana miliknya semakin tipis, Aleinston sang mage kerajaan juga tak bisa memberi bantuan banyak karena para undead ini memiliki ketanahan terhadap sihir yang cukup tinggi.
“Jika kita melakukan itu maka pertahanan kita akan jebol dan membahayakan Mage dan Ranger!”
“Tapi kalau Undead magenya tidak di bunuh maka kita semua yang akan mati!”
Stamina mereka semakin terkuras mengakibatkan para Undead Scarcive semakin menekan mereka, di tahap ini Ye Zhun tak bisa menutup mata pada mereka meskipun telah memperlakukannya secara buruk. Setidaknya ia tak ingin melihat teman-temannya mati di sini.
Brugh....
“Yah... Mari kita lakukan ini!”
Ye Zhun menjatuhkan tas yang ada di punggungnya dan mulai mengeluarkan Dagger yang di belinya saat masih di zona persiapan, tak ada yang memperhatikannya saat ini karena mereka terlalu fokus melawan kawanan Undead Scarcive.
Ye Zhun menghilang dari tim ini dengan sekejap dan langsung bergerak menuju Undead mage yang tengah mengeluarkan sihirnya, Undead mage yang berjumlah enam ini sama sekali tak menyadari kehadiran Ye Zhun yang mana membuatnya selain mudah.
Sing... Sing... Sing... Crakk....
Dalam beberapa gerakan satu Undead mage mati dengan tengkorak yang hancur, Undead mage lainnya akhirnya sadar dan mulai menargetkan Ye Zhun saat ini.
“Tak ada gunanya! Kalian makhluk yang sudah mati hanya akan merasakannya satu kali lagi!”
Dalam waktu singkat semua Undead mage yang ada telah di kalahkan oleh Ye Zhun, baginya ini terlalu mudah karena gerakan dari para mage ini terasa sangat lambat.
Tak berhenti di situ, Ye Zhun langsung berlari menuju arah belakang pasukan Undead Scarcive yang masih menekan timnya. Ye Zhun mengalahkan para Undead itu satu persatu sehingga timnya bisa melawan balik, tak butuh waktu lama seluruh pasukan Undead Scarcive dapat di kalahkan. Ye Zhun yang saat ini tengah mengangkat daggernya melihat ke sekelompok orang-orang yang meremehkannya, orang-orang yang ketakutan sehingga menjadi tak berguna di saat pertarungan.
“Ye Zhun...!”
“Luar biasa...!”