Akhir dari taruhan

1661 Kata
Werewolf yang tersisa bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah Ye Zhun, mereka tak mengindahkan ucapan Ye Zhun sebelumnya dan malah berinisiatif untuk menyerangnya. Kedua werewolf ini pimpinan dari kawanannya sehingga mereka adalah yang terkuat, itu juga menjadi alasan mereka bisa bertahan selama ini meskipun telah menerima luka di tubuhnya. Namun satu hal yang tak mereka ketahui, sosok yang mereka lawan ini bukanlah manusia biasa yang akan terintimidasi oleh kekuatan. Sosok yang dimasa depan akan ditakuti oleh monster itu sendiri, itulah Ye Zhun. “Bodoh!” Dalam waktu yang singkat Ye Zhun memotong kedua Werewolf ini menjadi beberapa bagian, serangan beruntunnya sangatlah cepat bahkan sangat sulit diikuti oleh penglihatan. “Jika saja kalian lari maka aku tak akan membunuh kalian, Yah... Setidaknya mereka menjadi exp yang sangat bagus untukku.” Ye Zhun berhasil mengalahkan seluruh werewolf yang ada di sini dan semua itu di lakukannya hanya dalam setengah jam, bangkai-bangkai dari werewolf tergeletak di setiap sudut pertempurannya barusan dengan darah yang mengubah warna tanah menjadi merah. “Skill ini sangat berguna tapi pemakaian mananya sangatlah boros, yah setidaknya ini bisa menjadi kartu andalan ku disaat genting!” Skill aktif rage, skill yang membuat Ye Zhun berada di dalam mode kemarahan. Skill ini menaikkan kecepatan bergerak dari Ye Zhun sebanyak tiga puluh persen dan membuatnya bisa mengeluarkan pukulan Critical, saat menggunakan skill ini semua indra Ye Zhun meningkat dan ia lebih peka terhadap sekitar. Ye Zhun menoleh ke arah belakang dan melihat tubuh-tubuh werewolf yang tergeletak tak bernyawa dengan bagian tubuh yang tak menyatu, tubuh mereka masih meninggalkan mana yang melepaskan diri dan itu mungkin akan menarik perhatian monster lainnya. Jika regunya memutuskan untuk pergi melewati arah ini maka ada kemungkinan mereka akan bertemu dengan monster lainnya yang kemungkinan lebih kuat. “Aku harus mengatakan hal ini pada Charles!” “Ohh! Hampir saja aku melupakan ini” Ye Zhun berjalan menuju ke Cave Ruth untuk menemui regunya, ia pergi menemui mereka sembari membawa hadiah kecil yang mungkin akan sangat di sukai oleh mereka. ** ** ** “Hei ini sudah sangat lama! Kenapa dia masih belum kembali?” Ken yang tak tahu menahu mengenai rencana Ye Zhun mulai merasa khawatir kepadanya. “Morgan ayo kita periksa si bodoh itu! Aku yakin sekarang dia sudah sekarat” Morgan sama sekali tak menghiraukan apa yang dikatakan oleh Ken, ia hanya menatap lurus tempat dimana Ye Zhun masuk dan tak melakukan hal lain. Wang Sheng dan Charles juga melakukan hal yang sama dengannya, mereka bertiga percaya bahwa Ye Zhun bisa memberantas semua monster itu. “Arghhh... Terserah kalian lah! Jangan terlalu lama bersedih jika dia benar-benar mati” Ken pergi meninggalkan mereka dan duduk di reruntuhan Cave Ruth yang baru saja hancur. Sementara itu Aleinston merasa senang karena bisa merasakan energi sihir yang sangat kuat dari arah pertempuran Ye Zhun, dia yang seorang mage meyakini bahwa energi sihir ini dilepaskan oleh Werewolf yang sangat kuat dan meyakini bahwa Ye Zhun akan segera mati karenanya. “Sepertinya pemuda itu akan mati sebentar lagi!” Priest yang mendengar hal itu menjadi sangat kebingungan. “Apa maksud Tuan?” “Aku bisa merasakan energi sihir yang sangat kuat dari sana dan itu adalah energi sihir yang dikeluarkan oleh monster! Dengan adanya monster sekuat itu maka dia bisa dipastikan mati” “Benarkah itu!? Ha ha ha tak sia-sia aku ikut taruhannya” Priest itu segera mengabarkan teman-teman separtynya akan ucapan dari Aleinston, akibatnya orang-orang itu menjadi sangat senang dan mulai merencanakan cara membagi hasil dari harta milik Ye Zhun. Charles yang mendengar hal itu tetap mengabaikan perbuatan mereka, ia tak perduli lagi dengan apapun yang dilakukan oleh anggota partynya bahkan dia sudah tak menginginkan mereka lagi setelah tahu sifat asli dari mereka. “Orang-orang sampah!” ucap Charles dalam hati. Namun kesenangan mereka hanya terjadi sesaat saja, energi sihir yang kuat tadi tiba-tiba lenyap dan hal itu membuat Aleinston mengeluarkan keringat dingin. Morgan, Charles dan Wang Sheng yang menyadari hal ini tiba-tiba tertawa keras sembari saling merangkul satu sama lain. Ketiganya sadar bahwa Ye Zhun telah berhasil mengalahkan semua Werewolf itu dan saat ini tengah berjalan kembali ke sini. “Hei! Sebaiknya kalian siapkan semua harta yang kalian dapatkan” Morgan berteriak dengan tertawa keras. “Apa? Kau ingin merampas harta kami?” “Bodoh! Lihatlah siapa yang berjalan kemari” Morgan menunjukkan tangannya ke arah dimana Ye Zhun berada, orang-orang yang bertaruh itu menoleh dan seketika terperanjat begitu melihat Ye Zhun yang datang sembari menenteng sesuatu. Tubuhnya di penuhi oleh noda darah dan tatapannya sangat mengerikan, tekanan membunuh yang Ye Zhun keluarkan membuat anggota party Charles ketakutan setengah mati dan langsung berlindung di balik Aleinston. “T-Tuan! Bukankah kau bilang dia akan mati?” “Lalu bagaimana bisa ia berjalan tanpa ada cacat begitu? I-ini!? Aku tak mau kehilangan apa yang ku dapatkan di ruang harta!” Aleinston tak menjawab pertanyaan mereka dan hanya diam membatu dengan mulut yang masih menganga, wajahnya menjadi sangat pucat dan keringatnya tak kunjung berhenti. Tubuhnya semakin gemetar seiring mendekatnya Ye Zhun kepadanya, seluruh sinyal bahaya telah berteriak dari dalam tubuhnya namun ia masih tak bisa menggerakkan kakinya satu inchi pun. “B-Bagaimana bisa?” “Seorang pemula berlevel rendah bisa selamat dari semua monster berlevel tinggi seperti itu, ini tidak normal! Dia harus segera dibasmi agar tak menjadi ancaman di masa depan!” Aleinston mencoba bersiap menyerang Ye Zhun yang kian dekat, tongkat sihirnya di hentakkan ke atas tanah dan ia segera merapalkan mantra sihirnya. “Ehem! Apa yang anda lakukan Tuan Alein?” “Kenapa anda menyiapkan sihir dan lagi kenapa anda menargetkannya pada Ye Zhun?” Morgan dan Charles yang sadar akan hal itu segera menghampiri Aleinston untuk menghentikannya, hal ini membuat Aleinston gugup seketika dan segera membatalkan sihir miliknya. “A-Aku hanya ingin membersihkan darah yang ada di tubuhnya!” Aleinston menjawab pertanyaan keduanya dengan gugup, semua ini semakin menjadi jelas bagi Morgan dan Charles, mereka sadar bahwa Aleinston adalah orang yang menjebak mereka disini dan ingin melenyapkan Ye Zhun yang merupakan satu-satunya orang yang berhasil keluar dari dalam ruangan itu setelah terkurung. “Sebaiknya jangan lakukan itu Tuan, biarkan darah itu sebagai tanda bahwa Ye Zhun telah sangat berusaha hari ini!” “K-Kau benar! Aku tak akan membersihkannya” Ye Zhun pun sampai dan menyeringai kepada semua orang yang ada di sini. “Aku kembali! Sekarang ayo bayar taruhan kalian!” “Dan sebagai gantinya maka aku akan memberikan ini kepada kalian!” Brugh.... Ye Zhun melemparkan kepala dari dua werewolf yang ia kalahkan terakhir, orang-orang tergidik ketakutan ketika melihat kepala Werewolf itu. “I-Ini werewolf bulan dan bintang! Mereka adalah pemimpin dari kawanan werewolf itu” “Bukankah itu adalah monster yang sangat kuat? Bagaimana kau bisa mengalahkannya?” Orang-orang yang bertaruh dengan Ye Zhun menanyakan hal itu dengan gemetaran, mereka semua ketakutan setengah mati karena senyuman yang dikeluarkan oleh Ye Zhun. “Tak bisakah kalian melihatnya? Aku- Ye Zhun mengisyaratkan gerakan tangannya di lehernya untuk mengatakan bahwa dia memotong kepala dari kedua monster ini, saat Ye Zhun melakukan itu orang-orang ini semakin ketakutan dan semakin pucat. “Sekarang... Bayar taruhan kalian!” “Ayo cepat....” Ye Zhun melambaikan tangannya meminta hal yang ditaruhkan, tangannya masih ada bercak-bercak darah segar dan itu berhatuhan disaat Ye Zhun melambaikan tangannya. “Charles! Kenapa kau membiarkan ini? Dia sedang mencoba merampok kami!” “Apa yang kalian harapkan dari ku? Kalian yang setuju melakukan taruhan dengan Ye Zhun dan kalian kalah, maka sepantasnya kalian membayar dengan apa yang telah di sepakati. Hal itu juga berlaku bagi Ye Zhun, aku dan Morgan di sini hanya bertindak sebagai pengadil nya!” “Itu benar! Jangan harap kalian bisa lari sebelum membayar taruhannya” Menghadapi tekanan yang dikeluarkan oleh Charles dan Morgan, mau tak mau mereka mengeluarkan semua barang yang di dapatkan dari ruang harta. Koin emas, item sihir, senjata dan lainnya telah masuk ke dalam inventory Ye Zhun. Hanya ada satu orang yang belum membayar taruhan dan saat ini ia tengah terlihat sangatlah kesal. “Hey Tuan Aleinston... Apa aku perlu mengulangi perkataan ku?” Ye Zhun semakin memancing emosi dari Aleinston agar ia menjadi kehilangan kendali atas dirinya, jika ia malah menyerang Ye Zhun maka party Coutali dan Charles akan juga turun tangan membantu Ye Zhun. Aleinston sadar bahwa seorang mage seperti dia tak bisa berkutik menghadapi semua itu dan meskipun terlihat terpaksa, ia mengeluarkan semua barang yang ia ambil di dalam sana. “Taruhan tetap taruhan! Ku harap kau tak menyesal dengan tindakan mu hari ini nak” “Ha ha... Kau memiliki banyak barang bagus! Aku akan menjualnya nanti” Ye Zhun tak menghiraukan peringatan dari Aleinston dan bertingkah rakus sembari memasukkan semua harta milik Aleinston ke inventory, ia sadar bahas hal ini membuat Aleinston geram bukan main namun itu juga termasuk dalam rencana miliknya. “Karena sudah berakhir jadi ayo kembali ke Perlas!” Dengan komando dari Charles semua orang kembali dengan selamat ke kota Perlas, beberapa monster mereka temui selama di perjalanan dan mereka berhasil mengalahkannya tanpa kesulitan. Sesampainya di kota Perlas, Ye Zhun sadar bahwa akan ada sesuatu menarik yang akan terjadi. Ia bisa melihat jelas ekspresi Aleinston yang pergi begitu saja ketika sampai di kota Perlas, hal itu juga terjadi pada anggota party Charles yang bahkan sudah tak mendengarkan Charles lagi. Ye Zhun segera menghampiri Charles yang sepertinya tertekan mengenai anggota partynya. “Charles... Bagaimana jika kau ikut aku ke rumah Morgan? Sepertinya kau akan diperlakukan lebih baik disana.” “Itu... Semua itu tergantung pada Morgan.” “Apa yang kau katakan? Rumah ku selalu terbuka untuk mu, kau saja yang terlalu sungkan untuk ke sana.” “Ha ha... Kalau begitu aku akan menerima tawaran mu!” Charles ikut bersama party Coutali kembali ke markas, dalam penyelidikan kali ini hanya Charles seorang yang tak tahu apapun dan dimanfaatkan oleh Aleinston juga yang lainnya. Jika Charles kembali ke rumahnya maka akan ada kemungkinan ia dikhianati dan di serang oleh rekan separtynya, maka dengan mengajaknya ke rumah Morgan adalah pilihan yang tepat.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN