“Biarkan aku menghadapi semua monster itu!”
Semua orang terkejut begitu Ye Zhun bilang begitu, hal ini tentu saja dikarenakan mereka tahu bahwa Ye Zhun masih berlevel rendah dan baru masuk ke dunia ini dalam waktu yang dekat. Tak hanya itu dia juga baru saja selamat dari kematian dan langsung ingin melawan kawanan Werewolf yang buas, sudah semestinya mereka mengira bahwa Ye Zhun masih belum memiliki pengetahuan mengenai monster yang ada di sini.
“Apa kau gila!?”
“Disana itu adalah kawanan Werewolf yang berjumlah lebih dari 100! Bahkan warrior level 40 akan kesulitan melawan satu ekor dan kau ingin menghadapi mereka sekaligus?”
Charles berseru dengan nada suara yang tinggi, dia sebagai pemimpin tentu tak ingin ada orang yang dalam bahaya di bawah kepemimpinannya. Beberapa dari anggota party Charles juga ikut bersuara, mereka tak setuju dengan apa yang diinginkan Ye Zhun.
“Kau terlalu sombong! Jangan hanya karena kau berhasil selamat dari kematian maka kau bisa berbesar kepala”
Ye Zhun tersenyum sembari membalikkan tubuhnya untuk menoleh kepada orang-orang itu, ia mengeluarkan daggernya yang tiba-tiba mengeluarkan cahaya biru dan menatap mereka dengan percaya diri.
“Kalau begitu mari kita buat taruhan!”
“Jika aku bisa mengalahkan mereka semua maka berikan semua harta yang kalian dapatkan di dalam ruang harta sebelumnya! Jika aku tak bisa maka silahkan ambil senjata serta barang yang ku dapatkan saat aku terjebak di sana”
Orang-orang itu termakan akan umpan yang Ye Zhun lemparkan, Ye Zhun sadar bahwa ada beberapa orang yang membantu Aleinston dalam rencananya sehingga bisa terjadi semulus itu tanpa ada yang menyadarinya. Namun mereka semua tak tau mengenai barang berharga yang ada di dalam sana karena tak memperhitungkannya, oleh karena itu Ye Zhun sangat percaya diri bahwa orang-orang yang membantu Aleinston akan sangat tertarik dan menerima taruhannya ini.
Priest dari party Charles tiba-tiba mengangkat tangannya.
“Aku setuju!”
Ekspresi dari Priest ini sama sekali tak bisa di tahan sehingga secara langsung Ye Zhun sadar bahwa dialah yang membantu Aleinston selama ini, Charles sepertinya juga menyadari akan rencana yang dipikirkan Ye Zhun namun ia hanya memutuskan untuk memperhatikannya. Setelah itu semua orang menyetujui taruhan dari Ye Zhun, Charles dan Morgan menjadi saksi dari taruhan ini yang mana sangat membantu untuk Ye Zhun.
“Ha ha ha! Aku bisa menjual daggers itu dengan harga yang sangat mahal nanti”
“Benar! Aku sangat penasaran dengan benda yang ia temukan disana. Sepertinya itu sangatlah berharga.”
Anggota party Charles tak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang termakan umpan dari rencana Ye Zhun, sifat rakus dari mereka menyebabkan mereka terjebak dan akan mendapatkan hukumannya sendiri.
Aleinston menghela nafas panjang sembari mengelus-elus jenggotnya sembari berkata, “Yah... Setidaknya dia tak mengajak kita mati bersama.”
Ye Zhun berjalan menuju kawanan Werewolf yang sedang meraung-raung ke arahnya saat ini, ia maju dengan tenang tak terusik akan monster-monster yang sangat banyak ini. Berkat maya yang bisa melihat mana, Ye Zhun menyadari apa yang membuat monster-monster ini datang kesini bahkan disaat regu nya tak membuat kegaduhan.
“Hmm... Jadi batu ini yang membuat mereka kesini.”
Ye Zhun memungut sebuah batu berwarna merah yang mengeluarkan mana yang begitu kuat, ia segera memasukkan batu itu ke dalam inventorynya agar tak di ketahui oleh orang lain. Ia sadar bahwa batu itu memiliki sebuah efek unik yang mana akan membuat monster di jarak tertentu akan tertarik dan datang, di kawasan ini adalah teritorial dari monster Werewolf jadi hanya mereka yang datang dan monster lainnya tak berani muncul karenanya.
Ye Zhun berdiri sekitar lima meter dari kawanan werewolf, namun mereka hanya meraung-raung sembari berusaha meraih Ye Zhun dari tempat mereka berdiri. Mereka tak berani untuk maju satu langkah pun ke Ye Zhun, sepertinya Hebe sudah memberikan penghalang yang sangat di takuti oleh para monster sehingga tak berani memasuki area ini meskipun telah sangat dekat dengan Ye Zhun yang merupakan mangsanya.
“Jika kalian tak mau kesini maka aku saja!”
Ye Zhun langsung berlari menuju kawanan monster itu dan langsung menghempaskan mereka dengan pukulannya, namun karena mereka adalah monster yang berlevel cukup tinggal maka Ye Zhun hanya bisa menghempaskan beberapa ekor saja. Dengan masuknya Ye Zhun ke teritorial para monster ia langsung di kerumuni oleh mereka, semua itu tak menjadi masalah bagi Ye Zhun karena dengan cepat satu persatu monster yang mendekat langsung terbunuh dengan dagger miliknya.
Pergerakan Ye Zhun semakin cepat dari waktu ke waktu, notifikasi naik level terjadi terus menerus dengan semakin banyaknya monster yang ia kalahkan. Ye Zhun hanya menyerang titik vital dari para monster ini sehingga dalam sekali serang mereka akan langsung mati tak berdaya, Ye Zhun berlari semakin masuk ke dalam hutan untuk menghindari kepungan monster sembari mengalahkan mereka dalam waktu yang sama.
“Kepala adalah titik lemah alami bagi makhluk hidup! Aku harus sebisa mungkin mengenai titik itu agar semua ini cepat berakhir”
Meski jumlah monster ini sangat banyak namun serangan mereka sangatlah mudah untuk dibaca, tak ada kemampuan khusus ataupun serangan yangg dilancarkan bersamaan, mereka hanya mengandalkan daya tahan tubuh yang kuat dan kekuatan besar dalam serangannya. Jika Ye Zhun bisa menghindari dari terkenanya serangan para Werewolf ini maka pertarungan ini hanya akan menjadi pertarungan stamina bagi Ye Zhun.
“Hahh... Hah... Hah..., mereka tak ada habisnya!”
Hampir setengah dari jumlah asli Werewolf sudah berhasil Ye Zhun kalahkan, jumlah yang luar bisa untuk seorang pemula baginya namun semua tak akan berakhir jika ia belum mengalahkan semuanya. Tubuhnya semakin kelelahan, tangannya gemetaran karena setiap serangannya membutuhkan tenaga yang cukup besar.
Buaagghhss....
Ye Zhun terkena tinjuan kuat pada bagian perutnya dan ia terpental karena itu, sebuah kekuatan yang luar biasa yang berasal dari satu ekor Werewolf menyebabkan ia terluka.
“Uhuk... Uhuk... Sial! Jika begini terus maka aku yang akan mati”
Ye Zhun bangkit dari atas tanah sembari mengeluarkan batuk darah akibat serangan tadi, seluruh tubuhnya merasakan sakit seakan tak bisa menggerakkannya lagi. Kawanan werewolf berlari ke arahnya dengan sangat buas, ini adalah waktu yang kritis bagi Ye Zhun karena monster-monster ini sama sekali tak membiarkannya untuk menghirup nafas sejenak. Hanya ada satu cara yang terlintas di kepala Ye Zhun, namun ia ragu untuk melakukannya karena baru saja mendapatkan itu.
Kawanan monster ini semakin dekat dengan Ye Zhun tak memberi waktu Ye Zhun untuk berpikir.
“Ck! Tak ada waktu untuk ragu! Ayo lakukan ini”
** ** **
Semua orang tengah menunggu kemunculan Ye Zhun kembali dari Forest of Morker, setengah jam telah berlalu namun ia masih menunjukkan tanda akan keluar. Beberapa dari mereka khawatir tapi ada juga yang berharap agar ia mati di dalam sana, tak ada yang mengeluarkan suara ataupun memulai obrolan saat ini.
“Tuan Aleinston... Apa menurutmu dia bisa mengalahkan semua monstee itu?”
Priest dari party Charles berbisik kepada Aleinston yang tengah fokus melihat tempat Werewolf berada.
“Aku tak tau... Kekuatannya sungguh tak normal, aku bahkan tak mengerti bagaimana ia bisa keluar dari dalam ruang harta.”
“Apa menurut Tuan dia tau tentang rencana kita?”
“Sepertinya tidak... Dia mungkin hanya menyadari beberapa hal kecil namun tak sampai tahu tentang rencana kita.”
“Huft... Kalau begitu syukurlah! Aku harap dia mati di sana karena aku tak mau memberikan harta yang ku dapat dari dalam sana”
“Emm, aku harap juga begitu. Dia bisa menjadi ancaman bagi ku di masa depan!”
Charles secara tidak sengaja mendengar apa yang di bicarakan oleh kedua orang ini, namun Charles memilih diam untuk sekarang dan menunggu Ye Zhun karena dia merupakan korban yang paling di rugikan dari insiden ini.
“Morgan! Kenapa kau tadi tak menghentikan Ye Zhun?”
Wang Sheng menepuk pundak Morgan yang tengah terdiam saat ini.
“Apa kau tak menyadarinya?”
“Apa maksudmu?”
“Ye Zhun saat ini tengah merencanakan sesuatu, dia tahu bahwa kejadian di ruang harta merupakan ulah dari seseorang. Ini merupakan bagian dari strateginya supaya bisa menguak siapa yang ada di balik semua itu.”
Wang Sheng terdiam sembari memikirkan apa yang dikatakan Ye Zhun sebelumnya, pada saat itu juga Wang Sheng sadar bahwa Ye Zhun mencoba mengatakan bahwa Aleinston adalah pelakunya. Hanya dia yang bisa membuat sebuah penghalang dan dia juga yang menghentikan Wang Sheng untuk menyerang pintu batu, dengan sikap Wang Sheng yang bar-bar ia langsung mencoba menyergap Aleinston namun segera di hentikan oleh Morgan.
“Apapun yang ingin kau lakukan sebaiknya berhenti! Jika kau bertindak sekarang maka semua yang direncanakan Ye Zhun menjadi sia-sia.”
“Tapi-
“Biarkan Ye Zhun menyelesaikan semuanya!”
Berkat kata-kata dari Morgan, Wang Sheng akhirnya tenang dan kembali duduk agar tak menarik perhatian. Tak ada satupun yang mencoba melakukan sesuatu yang mencurigakan, meskipun tak terlihat tapi semua orang menjadi saling mengawasi saat ini. Semua rencana busuk ini akan terungkap apabila Ye Zhun berhasil kembali setelah mengalahkan para monster itu.
** ** **
Ye Zhun mulai bangkit dan bersiap-siap menghadapi kawanan Werewolf yang berlari ke arahnya, ia mengatur pernafasannya agar tak terasa terlalu lelah dalam pertempuran ini. Detak jantungnya semakin cepat begitu para Werewolf semakin dekat, adrenalinnya semakin terpacu dimana semakin besarnya bahaya yang ia rasakan. Tak ada jalan kembali ataupun menyerah dalam titik ini, ia hanya harus maju sembari mengalahkan monster-monster menjijikkan ini.
“HYAHHHHHH!!”
Dengan kehendaknya skill yang baru ia dapatkan menjadi aktif, ia bisa merasakan bahwa tubuhnya terasa semakin kuat dan kelelahannya semakin berkurang. Ia segera berlari menghadapi kawanan werewolf itu, pergerakannya semakin cepat daripada sebelumnya. Serangan yang ia lancarkan terlihat semakin mudah dan ringan namun kerusakan yang diakibatkannya juga meningkat, kawanan werewolf dengan cepat jumlahnya semakin berkurang. Reaksi dari para werewolf semakin lambat dengan meningkatnya kekuatan dari Ye Zhun, mereka tak dapat berkutik ketika Ye Zhun telah menghunuskan daggernya.
“Matilah kalian!”
Seiring berkurangnya mana Ye Zhun, jumlah Werewolf juga sudah berkurang dengan sangat banyak. Tubuh dari para werewolf yang mati berceceran di atas tanah dengan darah yang bersimbah, werewolf yang tersisa hanyalah berjumlah dua ekor dan mereka merupakan yang paling kuat di kawanannya. Tubuh kedua werewolf ini gemetar begitu melihat Ye Zhun yang berjalan perlahan ke arahnya, kesan kuat dan luar biasa dari werewolf ini sudah tiada begitu mereka melihat Ye Zhun saat ini.
“Hei jangan takut... Aku ini bukan monster yang harus kalian takuti.”
Ye Zhun mengeluarkan senyum kepada kedua werewolf ini sehingga membuat mereka semakin ketakutan, namun mereka bukan memilih kabur dari hadapan Ye Zhun tapi malah bersiap melawannya.
“Bagus! Itu adalah sikap yang cocok untuk kalian. Jadi sekarang majulah secara bersamaan!”
Seakan mengerti ucapan dari Ye Zhun, keduanya langsung mencoba menerkam Ye Zhun secara bersamaan.
“Bodoh!”