Sebagai seorang pria, Bayu telah bertekad untuk mengikuti keinginan Yuna. Memperlakukannya layaknya seperti istri yang sesungguhnya. Walaupun Bayu tidak pernah lagi menyentuhnya. Mereka tidur bersama dalam arti yang sesungguhnya. Dan untuk kebutuhan batinnya, Bayu akan datang kepada Nuri. Sudah lima bulan semenjak pembicaraan serius hari itu, Yuna memiliki tiga hari dalam seminggu untuk tidur bersama Bayu. Menikmati hangatnya tidur di dalam pelukan sang suami. Bahkan sebelum tidur Bayu selalu mengusap perut buncitnya dan menyapa buah hati mereka, yang kini telah bisa merespon usapan sang ayah lewat gerakan halus. “Sepertinya dia tahu malam ini kamu tidur bersamanya, Mas.” Yuna menepuk halus punggung tangan Bayu, yang sedang mengusap perut buncitnya. Sedangkan Bayu sendiri memeluknya da

