“Mana kunci kamar kamu?” Alma menadahkan tangannya. “Untuk apa, Mi?” Jawab Bayu malas. Seraya menaiki anak tangga. “Kamu mabuk?” Menarik lengan baju Bayu, dan menghirup aroma menyengat dari mulut putranya itu. Sudah lebih tiga tahun, akhirnya Bayu menyentuh barang haram itu kembali. Setelah pulang dari rumah Alex, Bayu berencana untuk pulang dan mencoba untuk berbicara baik-baik pada Karen. Namun, sebelum mobilnya menyala Bayu dikejutkan dengan suara deringan ponsel dari arah kursi penumpang. Ponsel Nuri yang tertinggal di dalam mobil, berdering karena Riski melakukan panggilan kepada Nuri. Tanpa bersuara, Bayu mengangkat panggilan tersebut. “Uri, aku jatuh cinta padamu. Aku akan menyelamatkanmu dari pernikahan yang mengerikan itu.” Perkataan Riski tersebut berputar di dalam otak

