Mario mengumpat kesal lalu mengejar Maugy yang udah masuk ke kamarnya. Dia mengetuk pintu kamar itu agak keras. “Gy! Dengerin gue dulu! Gue nggak tau kenapa Raisa tiba-tiba nyium gue! Gy!” kata Mario setengah teriak. Tak ada respon. Mario menjambak rambutnya kesal lalu menarik nafas dalam, menghembuskan pelan lalu bersuara lagi, “Gy…lo harus percaya sama gue. Gue sayang ama lo Gy…” Satu menit, dua menit, Maugy belum juga merespon. Mario memilih kembali ke kamar, duduk disisi tempat tidur lalu segera menghubungi Raisa. “Sa…kenapa lo tiba-tiba nyium gue?” Tanya Mario, berusaha menahan emosinya. Raisa berdeham di seberang sana, lalu menjawab, “Sori, Mar. Gue pernah bilang, kalo gue suka sama lo. Gue juga pernah cerita tentang Maugy yang rebut Miller dari gue. Itu cuma pelajaran aj
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


