51. Lyssa My Angel

3289 Kata

Begitu Mama Ratih bilang selesai, Lyssa langsung tepar. Sudah lama tidak melakukan olahraga. Begitupun Stephanie. Dia dan Lyssa duduk lunglai di bench pinggir teman. Tubuh mereka banjir keringat. Mama Ratih mulai berceramah,“Kalian ini masih muda. Harus lebih semangat berolahraga, dan bla bla bla.” Hanya Anna yang tegak berdiri di sebelah mama mertuanya. Dia tersenyum puas, melihat kedua adik iparnya lemas tak berdaya, diomelin lagi, hahaha. “Mommy! Aku dapat cacing!” Raja dari kejauhan berkata. Melihat ekspresi kaget ipar-iparnya, Lyssa jail berkata, “Coba Mama lihat sini, Nak.” “Okayyy!!” teriak Raja. Bocah itu berlarian ke mamanya, membawa cacing panjang dan besar dengan kedua tangan. Mama Ratih, Anna, dan juga Stephanie freaked out, berteriak-teriak, “Ack! Ack! Raja, jangan dibaw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN