Part 107

5000 Kata

“Sendirian aja lari nya?” Tanya laki-laki yang kebetulan saja bertemu dengan teman lama nya. Ia mengangguk. “Iya tadinya sama Aira cuman dia kesiangan.” “Lo balik sama siapa?” “Sendiri, Lang. Kenapa?” Muamar menyikut tangan Langit sedari tadi, memberikan isyarat bahwa kali ini wanita yang ada di hadapannya bukan lagi untuk Langit. Tapi untuknya jika diperbolehkan mendekatinya secara langsung. “Naik apa?” Tanya Langit lagi. “Naik ojek online sih, males bawa motor kalau lari soalnya.” “Ya udah bareng gue aja.” Ucap Muamar langsung pada intinya. Sifa mengerutkan dahinya, ia bingung sendiri. Berkenalan saja belum, tapi sudah mengajak pulang bersama. “Siapa?” Tanya Sifa dengan wajah datarnya. “Muamar, temen satu kos, satu kampus, satu jurusan juga sama Langit.” Ucap Muamar dengan len

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN