Part 42

2150 Kata

Senyum pagi merekah di wajahnya, dengan segelas s**u hangat yang sengaja dibuatkan Bunda untuknya membuat gadis remaja ini lebih menghangat dari sebelumnya. Hari ini adalah hari ketiga setelah kejadian di mana Aira memutuskan untuk menjelaskan semuanya kepada Arafah. Dari kejadian itu Aira benar-benar membiarkan apapun yang terjadi di sekitarnya dan berusaha fokus pada diri sendiri. Aira memberi jeda juga pada anggota osis untuk mengerjakan segala tugasnya dalam waktu itu sesuai dengan pemikiran mereka masing-masing. Aira juga yakin 3 hari itu adalah waktu bebas yang setiap orang perlukan dalam suatu organisasi. “Ay mau bawa makan siang?” Tanya Bunda yang kini tengah sibuk mencuci piring di dapur. Aira berpikir sejenak, sudah 3 hari ini Aira selalu meminta Bunda membawakannya makan siang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN