Part 35

1221 Kata

Pukul 6 lewat 15 menit pagi, Aira sudah berdiri di parkiran bersama orang yang tidak ia sangka sebelumnya. Tadi pagi manusia satu ini sudah menjemputnya di depan rumah, sebab Ayah Aira sedang tidak ada di rumah. Aira menggunakan strategi yang sangat rapih agar tidak ketahuan, itu sebabnya Aira sudah ada di sekolah sepagi ini. “Masih pagi.” Ucapnya sambil merapihkan rambutnya di depan kaca spion. “Iya emang siapa yang bilang udah siang?” Tanya Aira. Zaidan menoleh, ia menatap Aira sepersekian detik. “Galaknya enggak hilang-hilang ya.” Aira tertawa. “Ih enggak galak tahu, Cuma ngasih tahu aja.” “Iya enggak apa-apa.” Ucap Zaidan sambil tersenyum. Hari ini tidak akan bisa ia deskripsikan dengan kata-kata seindah apapun, ia benar-benar merasakan sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan sama se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN