Suara grasak-grusuk sudah terdengar semenjak 15 menit yang lalu, Aira tengah kebingungan hari ini harus memakai baju apa. Setelah kemarin ia menjadi orang terbingung, ia sekarang lebih dari keadaan sebelumnya. Banyak sekali temannya yang mengatakan bahwa Aira benar-benar kelewwat aneh, ia sampai tak sadar dengan tugas-tugasnya bahkan semua yang menjadi aktivitas biasanya ia lupakan begitu saja. Semua ini hanya karena dua rasa yang bercampur dalam satu waktu. Aira merindukan Rayhan sekali, sangat-sangat rindu. Itu benar-benar terjadi dia akhir-akhir minggu ini. Dan satu lagi, Aira juga merasa senang karena hari menuju acara reuni sudah dekat, ia berharap semua yang ia rasakan saat ini bisa membaik pada hari itu. “Ay?” Suara ketukan pintu dibarengi dengan panggilan dari Bunda membuat Aira

