Part 100

2177 Kata

“Eh kira-kira enak makan di mana ya?” Tanya Caca. Fania memeperlihatkan ponselnya yang berisi salah satu tempat makan paling rekomendasi yang bisa mereka datangi sore ini. “Oke aja sih, lo gimana?” Tanya Caca pada Aira yang masih saj diam, ia tidak terlihat ingin tahu soal tempat mana yang akan mereka kunjungi sore ini. “Ikut aja sih gue, ke mana aja terserah lo berdua.” Fania manggut-manggut mendengar jawaban Aira, lagi pula ia juga tidak mau ambil pusing dengan memaksa Aira untuk berpendapat. “Tapi, ada enggak sih tempat yang terbuka ya lebih ke alam sih. Maksudnya enggak cafe gitu bentukannya.” Caca tiba-tiba merubah keputusannya, dan mulai berpendapat lagi. Aira mendengar sebetulnya, ia juga lebih setuju dengan pendapat Caca mengenai tempat terbuka. Suasana cafe hanya akan membu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN