Part 30

1081 Kata

Biskuit yang sedari tadi dikeluarkan dari bungkusnya dibiarkan tergeletak begitu saja, sudah lewat dari setengah jam biskuit itu didiamkan. Sifa sengaja menyuguhkan biskuit itu, karena biasanya Aira sangat suka dengan makanan ini dan selalu mencarinya ketika berkunjung ke rumah Sifa. Aroma selai kacang yang melapisi biskuit itu terbawa angin, harusnya Aira sudah tergugah seleranya untuk mencoba biskuit itu. Tapi kali ini nihil, ia masih diam menatap lurus ke depan. Sesekali matanya mengikuti ke mana arah burung-burung terbang lalu kembali lagi menatap lurus ke depan. "Ra.." Panggil Sifa yang sedari tadi menunggu Aira berbicara. Beruntung Aira masih mau diajak ke rumah Sifa, ia masih aman karena Aira tidak begitu marah padanya. "Kenapa sih, kenapa enggak saat kalian tahu kalau Langit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN