Part 54

1129 Kata

Air mata mulai menetes dari mata Fatan. Tidak, Fatan tidak ingin Nayla pergi. Fatan pun menerobos masuk kedalam ruangan operasi tersebut. Dia mendekati brankar yang ada Nayla di atasnya. Air mata Fatan terus saja berjatuhan. Fatan pun menggenggam tangan Nayla yang sudah terasa dingin. "Nayla. Bangun Nay, ini aku suami kamu. Kamu jangan pergi ninggalin aku, Nay." Suara Fatan terdengar bergetar. "Nay. Anak kita udah lahir. Kamu pasti senang kalau lihat dia sekarang. Nay, kamu harus bangun Nay, kamu jangan tinggalin aku sama anak kita, Nay." "Sayang, aku mohon. Kamu jangan pergi ninggalin aku, aku gak bisa hidup tanpa kamu. Anak kita masih butuh kamu, aku mohon kamu kembalilah." Namun tak ada respon dari tubuh Nayla. Hal itu membuat Fatan semakin mengeratkan genggamannya pada tangan Nay

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN