"Kamu serius mau berangkat kerja?" tanya Mami yang dari tadi tidak berhenti mengomel di dalam kamarku. "Serius. Ini udah cakep lagi. Masak nggak jadi kerja. Rugi dandan, Mi." Mami menepuk punggungku dengan keras. Dan otomatis mulutku mengumpat. "Oh Zelline, your mouth!" Mami berteriak, sambil melotot ke arahku. "Hehe keceplosan. Habis sakit tahu, Mi." Ibu Tiri menarik nafasnya dalam-dalam. Lelah dengan kelakuanku dan berhubung ini masih pagi. Dia masih belum berminat untuk marah-marah. "Well, melihat dari cara kamu melawan Mami. Sepertinya kamu memang sudah sembuh." Setelah berucap begitu Mami ke luar dari kamarku. Kemarin setelah makan siang, aku mendadak pingsan. Brian tidak tahu, dia sudah kembali ke kantornya. Mami yang mendengar kabar, langsung pulang dan meminta dokter unt

