16 - Flashback Persiapan

1531 Kata

"Bang, ayo bangun! Kita harus segera mandi, shalat, dan bersiap." "Aku belum mau bangun Khadijah, mataku masih sangat berat." Aku tersenyum menang, ternyata apa yang aku lakukan semalam membuahkan hasil yang cukup signifikan. Abang Umar terlihat kelelahan dan ingin beristirahat lebih lama. Akupun mengelus lembut pipi Abang Umar. "Ayolah Bang.." Aku tersenyum. Abang Umar mulai membuka mata perlahan dan membalas senyumku. "Aku tidak menyangka, kamu akan seluar biasa ini jika memulai duluan." "Sudahlah Bang, jangan membuatku malu. Ayo kita mandi dan shalat." Aku menyentuh tubuh Abang Umar perlahan dan menciumi wajahnya. Abang Umar terkekeh, "Kamu berniat membangunkan aku atau yang lain Khadijah?" "Jika kamu berkenan, keduanya juga boleh Bang." Aku tersenyum dan menyentuh bagian in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN