BAB 54

1007 Kata

BIANCA mampir sebentar ke restoran Cina halal dekat TwentyFour Groceries. Sebenarnya bisa menelepon Jerry agar mengantar makan malam ke rumah, tapi bosan makan menu The Parama Kitchen terus.  Dapur restoran menghadap ke jalan. Juru masaknya adalah bapak tua perantauan dari Bangka. Dibantu tiga orang pegawai, kesibukannya terlihat oleh pengguna jalan. Cara promosi yang cerdas dan tanpa biaya, sebab gurih ayam kung pao atau cap cay seafood atau bahkan sekadar nasi goreng langsung menyerbu indra penciuman dan menerbitkan liur. "Gurame asam manis sekilo, kangkung tauco, sama mun tahu ayam ya, Koh," teriak Bianca mengalahkan bising sodet beradu wajan. "Siap, siap." Laki-laki kurus jangkung itu membungkuk sopan sehabis mencatat pesanan. "Uunnnggg...." Lithania mendengung sambil berusaha menj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN